Mahasiswa Unkhair Ternate Galang Donasi dan Aksi Peduli Palestina

Mahasiswa Unkhair saat memberikan sumbangan ke Yakesma pada, Kamis (26/10/2023). Foto: Front Unkhair Peduli Palestina.


LPM Aspirasi -- Mahasiswa Universitas Khairun (Unkhair) Ternate menggalang donasi dan melakukan aksi solidaritas untuk mendukung perjuangan rakyat Palestina. Gabungan organisasi mahasiswa (Ormawa) intra kampus itu membentuk persatuan bernama Front Unkhair Peduli Palestina.

Aksi ini dilakukan sejak 23 Oktober 2023 lalu. Mereka memulai dengan menggalang donasi di seluruh Fakultas yang ada di Unkhair Ternate. Lalu ditutup dengan aksi refleksi penyampaian pendapat di depan Gedung Rektorat, kampus II Gambesi, Ternate Selatan, pada Kamis, 26 Oktober 2023.

Mahesa Akni, anggota Takmir Masjid Kampus II Unkhair, mengatakan aksi galang dana ini merupakan bentuk peduli dan simpati kepada korban di Gaza, Palestina.

"Penggalangan ini untuk saudara-saudara muslim di Palestina yang saat ini menjadi korban dari agresi militer Israel. Semenjak konsolidasi, mendapat respon baik dan terdapat 27 organisasi yang terlibat dalam penggalangan dana," ucap Mahesa.

Sumbangan yang ada, kata dia, nantinya diserahkan ke Yakesma sebagai lembaga amil zakat nasional. Nantinya Yakesma meneruskan ke Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Repoblik Indonesia di Jakarta. 

“Harapanya sumbangan ini bisa menjadi salah satu kontribusi dan bantuan kepada saudara-saudara kita di Palestina,” ujar mahasiswa Akuntansi itu.

Agresi Israel terhadap Palestina telah menelan banyak korban jiwa. Laporan media menyebut sebanyak 6.546, termasuk 2.704 anak-anak menjadi korban tewas di Gaza. Sementara korban tewas di wilayah Tepi Barat ada 103, termasuk 30 anak-anak dan 1 perempuan.

Sementara korban hilang atau menjadi sandera di Israel ada sebanyak 218 orang. Di Gaza, lebih dari 1.500 orang menghilang, termasuk 830 anak-anak, sementara di Tepi Barat ada 1.215 orang yang ditahan.

Disebutkan juga lebih dari sepertiga rumah sakit di Gaza, 12 dari total 35, dan hampir dua pertiga klinik kesehatan, 46 dari total 72, telah ditutup karena kerusakan akibat serangan atau kekurangan bahan bakar. Bahkan agresi Israel juga menghacurkan beberapa rumah sakit di Gaza, Palestina, termaksud rumah sakit Indonesia. 

Ibrahim Rifai, Koordinator Aksi mengatakan mahasiswa Unkhair Ternate mengutuk keras agresi yang dilakukan Israel terhadap rakyat Palestina. Ini adalah upaya genosida dan pengusiran terhadap rakyat Palestina dari tanah mereka sendiri.

“Aksi ini sebagai bentuk rasa kemanusiaan dan sekaligus menunjukan keberpihakan kita, Ormawa Unkhair kepada Palestina,” ujarnya.


Reporter: Nurdafni K. Hamisi

Editor: Susi H. Bangsa

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama